Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Cara Menjadi Saudara Rasulullah

Cara Menjadi Saudara Rasulullah

Jika anda ingin menjadi saudara Rasulullah, maka cintailah anak yatim. Rawatlah sebanyak mungkin yang Anda bisa. Karena Rasulullah dulunya juga anak yatim.

Dan beliau juga sangat mencintai anak yatim dan kaum fakir miskin.

Inilah janji Rasulullah Kepada Muslim siapa saja yang mau mengadopsi minimal 3 anak yatim dengan niat mencari Ridho Allah.

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengurus tiga anak yatim maka ia ibarat orang yang melakukan qiyamul lail pada malam harinya, berpuasa pada siang harinya, berangkat pagi dan sore hari dengan pedang terhunus di jalan Allah, aku dan dia berada di surga seperti dua saudara sebagaimana dua ini yang bersaudara." Dan beliau menempelkan dua jarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah."

(HR. Ibnu Majah)

Selasa, 20 Februari 2018

Cara Menghapus Dosa Dengan Menjawab Mu'adzin


Cara Menghapus Dosa Dengan Menjawab Mu'adzin 


Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa ketika mendengar mu'adzin lalu mengucapkan: 

"WA ANA ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAALLAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH WA ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU RADLIITU BILLAHI RABBAN WA BI MUHAMMADIN RASUULAN WA BIL ISLAMI DIINAN

(Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku rela Allah sebagai Tuhan, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agama),

 maka dosa-dosanya akan diampuni."

(HR. Tirmidzi)

Minggu, 18 Februari 2018

Cara Bersedekah • Fatwa NU

Cara Bersedekah • Fatwa NU

Sedekah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebenarnya, anjuran sedekah ditujukan bagi seluruh orang, baik yang miskin maupun kaya, yang susah maupun senang. Namun  dalam realitasnya, sebagian orang yang tidak mampu secara ekonomi agak susah mengeluarkan sedekah, apalagi dalam jumlah banyak.
.
Kondisi ini juga pernah dialami sahabat Rasul. Mereka mengeluh kepada Rasulullah, betapa enaknya menjadi orang kaya. Ladang amalnya terbuka luas. Sedekah misalnya, bisa dilakukan terus-menerus bila orang tersebut memiliki uang banyak. Kemudian bagaimana dengan orang yang miskin?
.
Keluhan sahabat itu direspon oleh Rasulullah dalam hadits riwayat Muslim. Hadits ini juga dinukil oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Arba’in An-Nawawiyyah. Berikut bunyi haditsnya:
.
“Sebagian sahabat Rasul pernah bertanya kepada Nabi SAW, ‘Wahai Rasulullah, orang-orang kaya pergi dengan pahala yang banyak. Mereka shalat seperti kami shalat, mereka juga puasa sebagaimana kami puasa, mereka juga bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sementara kami tidak bisa melakukannya).’ Rasulullah berkata, ‘Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesunggunya setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, setiap amar makruf nahi munkar juga sedekah, bahkan kemaluan kalian sedekah.’ Sahabat bertanya, ‘Apakah berpahala bila kami menyalurkan syahwat?’ Rasulullah menjawab, ‘Bagaimana pendapat kalian bila hal itu disalurkan pada jalan yang haram, bukankah berdosa? Demikian pula bila disalurkan pada jalan halal, maka akan mendapatkan pahala,’” (HR Muslim).
.
Tidak hanya itu, berhubungan badan dengan istri juga dianggap sebagai sedekah asalkan diniatkan untuk ibadah. Terkait hal ini, Ibnu Daqiqil ‘Id dalam Syarah Arba’in An-Nawawiyyah menjelaskan:
.
“Hubungan badan suami istri termasuk ibadah bila diniatkan memenuhi hak pasangan, bergaul dengan cara baik, melahirkan keturunan saleh, menjaga diri sendiri dan pasangan dari perbuatan yang tidak baik, dan tujuan baik lainnya.”
(Hengky Ferdiansyah)
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #sedekah

Selasa, 13 Februari 2018

Cara Membuat Nougat Nutella Cookies • Marimasak

Marimasak
.
Nougat nutella thumbprint cookies

.
Bahan :
100gr kacang mede, cincang, oven
100gr mentega dingin
50gr margarin
100gr gula halus
1 kuning telur
1/2 putih telur
250gr terigu protein rendah
20gr maizena
20gr susu bubuk
1/2sdt baking powder
1putih telur utk pencelup.
.
Bahan isi:
Nutella.
.
Cara:
1. Kocok mentega, margarin dan gula halus selama 4menit, tambahkan kuning telur, aduk rata.
2. Masukkan terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
3. Ambil @ 7gr adonan, bentuk bulat bulat semua hingga adonan habis. Celupkan ke putih telur, gulirkan ke kacang mede.
4. Letakkan di atas loyang yg sudah dioles margarin, tekan tengahnya dengan jempol.
5. Oven dengan suhu 150'C selama 25menit. Angkat. Dinginkan.
6. Isi dengan nutella. Biarkan mengeras.


Senin, 12 Februari 2018

Cara Menasehati Pemerintah • Fatwa NU

Cara Menasehati Pemerintah • Fatwa NU

Ini Cara Membedakan Penceramah Aswaja dan Non-Aswaja
.
Assalamu alaikum.
Redaksi NU Online, saya ada sedikit pertanyaan. Pertanyaannya, bagaimana cara mudah membedakan aliran Aswaja dan non-Aswaja dalam pengajian? Kurang lebihnya seperti itu pertanyaannya. Terima kasih. Wassalamu alaikum. (Hamba Allah)
.
Jawaban
Assalamu alaikum wr. wb.
Pembaca yang kami hormati, semoga kita senantiasa diberi rahmat dan taufiq oleh Allah SWT. Ahlussunah wal Jamaah dalam bidang fikih mengikuti salah satu empat madzhab, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’I, dan Hanbali. Dalam akidah pengikut Aswaja mengikuti Syekh Abul Hasan Al-Asy’ari dan Abu Manshur Al-Maturidi serta yang sejalan dengan keduanya. Dalam tasawuf mereka mengikuti Imam Al-Ghazali, Abul Hasan As-Syadzili, Junaid Al-Baghdadi, dan yang sejalan dengan mereka.
.
Ahlussunah wal Jamaah mengedepankan sikap tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i’tidal (tegak lurus) dan tasammuh (toleran) dalam segala hal, termasuk dalam hal berdakwah atau berceramah. Tidak terlalu ekstrem kanan yang cenderung radikal, tidak pula ekstrem kiri yang cenderung liberal. Oleh karenanya, penceramah yang berhaluan Ahlussunah wal Jamaah adalah orang yang berpegang pada empat prinsip di atas.
.
Untuk lebih memperjelas, setidaknya ada beberapa contoh kriteria pendakwah Ahlussunah wal Jamaah sebagai berikut:
.
Pertama, tidak mudah memvonis kafir dan munafik.
Prinsip yang sejak dulu dipegang oleh ulama’ Aswaja adalah tidak mudah memvonis orang lain dengan tuduhan miring seperti kafir atau munafik. .
Kedua, tidak memberontak pemerintah.
Berdasarkan ijma’ (kesepakatan) ulama, bahwa tindakan makar/pemberontakan terhadap pemerintah yang sah adalah haram meski pemerintah itu fasik atau zalim.
.
Ketiga, menghargai perbedaan.
Dalam setiap perbedaan yang bersifat furu’iyyah, pendakwah Aswaja tidak mengklaim sesat atau fasik kepada pihak lain. .
Demikianlah beberapa ciri dai berhaluan Aswaja. Dari keterangan di sini, dapat dipahami bahwa ceramah yang tidak sesuai dengan ciri-ciri di atas adalah cara dakwah yang tidak berhaluan Aswaja. Semoga bermanfaat. Saran kami, berhati-hatilah dalam memilih penceramah agar tidak salah jalan.

(M. Mubasysyarum Bih)
.
#nuonline

Rabu, 31 Januari 2018

Cara Istri Mendapatkan Pahala Yang Besar • Aulia Izzatunisa

Assallamuallaikum warahmatullah wabarakatuh..

..MENDIDIK ANAK DIRUMAH JUGA TERMASUK KARIR..

...

Jika sekedar hanya untuk mendidik anak yang sukses didunia saja maka orang selain islam juga bisa, banyak yang sukses didunia 

Tapi untuk mendidik anak sukses Dunia juga Akhirat, perluh ibu yang lebih banyak tinggal dirumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab ,Al-Quran dan doa sejak kecil, mengajarkan Alif,ba,ta,

Siapa yang mengajarkam imam syafi'i
Kecil umur 7 tahun sudah hafal Al-Quran ?
Siapa yang memandikan imam malik
Kecil pagi" dan pergi ke gurunya ?
Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam Malik rabi'atur ra'yi ?

Sebagaian mereka adalah wanita janda ,
Ibu imam syafi'i, ibu imam Ahmad ,ibu Rabi'atur Ra'yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu.

🍂 jika Anak adalah titipan Allah , jangan dititipkan kepada orang lain..

🍂 wanita hendaknya lebih banyak dirumah dari pada diluar untuk mendidik anak" mereka, karena mendidik anak perluh fokus dirumah.

✔ Tinggal dirumah adalah Perintah Allah.
Dalam al-Quran ,Allah azza wa jalla berfirman yang artinya ;,

"Dan hendaklah kamu tetap tinggal dirumah" kalian dan janganlah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang" jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasulnya..
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menggilangkan dosa dari kamu,wahai ahlu bait, dan membersihkan kamu sebersih bersihnya..(Al-Ahzab,33)

🍂 Wanita adalah pemimpin dirumah dalam hal mendidik anak"nya sedangkan suami adalah pengawas pendidikan istri dan anak"nya .orang tua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabanya atas kepemimpinanya..

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda ;,

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinya,pemimpin negara adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang yang  pemimpinanya .seorang laki" adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia akan ditanya tentang yang dipimpinnya .
Seorang wanita adalah pemimpin bagi anggota keluarga suaminya serta anak"nya dan ia akan ditanya tentang mereka ,seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan ditanya tentang harta tersebut..
Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya..(HR.Bukhari.893 dan Muslim 1829)..

📝 Akhwat MencariridhoAllah

Cara Menjemput Hidayah Allah • Aulia Izzatunisa

# Cara Menjemput
Hidayah Allah #
.
1. Slalu BERDOA pd Allah
.
2. Bersahabat dg Orang Shalih
.
3. Telusuri-baca-hayati dan amalkan isi sumber dari Hidayah
.
4. Pupuk jiwa dengan ilmu dan ajaran Islam
.
.
Siapa generasi yg lebih baik?
.
Abu Ubaidah bin Jarrah ra yang berkata “Wahai Rasulullah SAW adakah orang yang lebih baik dari kami? Kami memeluk Islam dan berjihad bersama Engkau”. Beliau  SAW menjawab “Ya ada, yaitu kaum yang akan datang setelah kalian, yang beriman kepadaku padahal mereka tidak melihatku”. 
(HR.Ahmad)
.

Selasa, 30 Januari 2018

Agar Terbebas Dari Riya Dan Ujub • Aulia Izzatunisa

Status Nasehat:
# Agar Terbebas dari Sifat Ujub dan Riya’ #

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

“Banyak orang yang mengidap riya’ dan ujub. Riya’ itu termasuk dalam perbuatan mempersekutukan Allah dengan makhluk. Adapun ujub merupakan bentuk mempersekutukan Allah dengan diri sendiri, dan inilah kondisi orang yang sombong.

Seorang yang riya’ berarti tidak melaksanakan kandungan ayat Iyyaka na’budu. Adapun orang yang ujub maka dia tidak mewujudkan kandungan ayat Iyyaka nasta’in.

Barangsiapa yang mewujudkan maksud ayat Iyyaka na’budu maka dia terbebas dari riya’. Dan barangsiapa yang berhasil mewujudkan maksud ayat Iyyaka nasta’in maka dia akan terbebas dari ujub…”

(lihat Mawa’izh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, hal. 83)
__________________
📌 Kita sama-sama peduli dengan dakwah utama dan prioritas, yaitu tauhid dan aqidah. Anda bisa ikut aktif, caranya ketika mendapatkan share ini, share lagi ke sosial media yang anda punya dan seterusnya sehingga dakwah tauhid tersebar.

♻ Silahkan disebarluaskan

Minggu, 28 Januari 2018

Cara Melakukan Tayamum

Membaca basmalah

Renggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.

Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.

Niat tayamum :

Nawaytuttayammuma listibaa hatishhalaati fardhollillahi ta'aala

(Saya niat tayammum untuk diperbolehkan melakukan shalat karena Allah Ta'ala).


Mengusap telapak tangan ke muka secara merata

Bersihkan debu yang tersisa di telapak tangan

Ambil debu lagi dengan merenggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.

Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.

Mengusap debu ke tangan kanan lalu ke tangan kiri

Selasa, 16 Januari 2018

Cara Membuat Cumi Masak Pandan - Marimasak

CUMI MASAK PANDAN
.

Marimasak
.
BAHAN
500 gr cumi
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
3 lembar daun pandan muda, iris
1 sdm air asam Jawa pekat
1 gengam daun kemangi
Gula pasir dan garam secukupnya
100 ml air
.
Bumbu yang dihaluskan:
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
12 cabai merah
3 butir kemiri, sangrai
1 cm jahe
.
CARA MEMBUAT:
1. Cuci bersih cumi, buang tintanya. Lumuri dg air jeruk nipis, diamkan selama 20 menit. Cuci kembali dan tiriskan
2. Kerat2 badan cumi jangan sampai putus, lalu semat dengan lidi badan dan kepalanya. Sisihkan
3. Tumis bumbu halus hingga matang dan harum, tuang air biarkan sampai mendidih dan air  menyusut
4. Masukkan cumi dan daun pandan. Masak Jangan lebih dari 3 menit biar cumi ga liat dan juicy
5. Terakhir masukkan air asam Jawa, gula pasir dan garam. Aduk rata perlahan. Masukkan kemanginya. Koreksi rasa. Matikan api
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Senin, 13 November 2017

3 Cara Mendapatkan Manisnya Iman Menurut Hadits

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Ada tiga perkara yang jika terdapat pada diri seseorang akan mendapatkan manisnya iman: Barangsiapa yang menjadikan Allah dan RasulNya lebih dia cintai daripada selain keduanya, dia mencintai seseorang hanya karena Allah, membenci kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari azabnya sebagaimana dia membenci untuk dilemparkan ke dalam api neraka."

(HR. Tirmidzi)