Tampilkan postingan dengan label karena Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karena Allah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2018

Niat Karena Allah



"Biar Lelah asal LilLaah"
Ciyehh.. Nyess banget dengernya 😁
.
Btw, kalian udah paham belum tentang niat? Kalo belum tau arti dari niat, gimana dengan kata "LilLaah" yg sering diucapkan, apa bener kau melakukan sesuatu karena Allah?
.
Dear #Lovalila , Keinginan hati untuk melakukan suatu amalan, itulah makna daripada niat. Niat merupakan perkara yang amat penting dalam Islam
.
Nabi shallallahua’laihi wasallambersabda :
“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan” (HR Bukhari & Muslim)
.
Salah satu fungsi niat adalah Membedakan tujuan seseorang dalam beribadah. Pembahasan inilah yang sering kita kenal dengan istilah ikhlas. Jadi apakah seorang tatkala ia beribadah ikhlas lillahi ta’ala, atau hanya mengharap perhatian manusia?
.
Dan kita tahu bahwasannya Allah ta’ala tidak akan merima amalan seorang hamba melainkan yang dilakukan karena ikhlas mengharap keridhaan-Nya semata. Karena Allah ta’ala Maha Kaya, Dia tidak butuh persekutuan dalam peribadatan kepadaNya. Dalam sebuah hadits qudsi Allah ta’ala berfirman :
“Aku sangat tidak butuh sekutu, siapa saja yang beramal menyekutukan sesuatu dengan-Ku, maka Aku akan meninggalkan dia dan syirknya.” (HR. Muslim)
.
Fungsi niat ini pula yang seringkali dimaksudkan dalam perkataan-perkataan ulama salaf. Seperti perkataan seorang alim; Abdullah bin Mubarak rahimahullah :
“Boleh jadi amalan yang sepele, menjadi besar pahalanya disebabkan karena niat. Dan boleh jadi amalan yang besar, menjadi kecil pahalanya karena niat. ”
.
Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa niat akan mempengaruhi kadar pahala yang diperoleh seorang hamba. Semakin murni keikhlasannya, semakin besar pahala yang akan ia dapat. Walau amalan yang ia lakukan ringan. Dan Semakin kecil kadar keikhlasan seorang hamba; walau amalan yang ia lakukan adalah amalan yang berpahala besar, namun bila keikhlasan dalam hatinya kecil, maka semakin kecil pula pahala yang ia peroleh.
.
Wallahu'alam
.
#SemangatFiiSabiilillah

Bekerja Karena Allah Itu Nikmat



Bekerja karena Dunia, bahagianya sementara, sengsara setelahnya. Bekerja karena-Nya, dunia dan akhirat kan Allah jaminkan untuknya.
.
Maka, bekerjalah karena Allah.. Hadirkan Allah dalam semangat bekerja kita, jangan sampai keikhlasan ini terabaikan, kerja kita hanya mengharap materi semata. Gantilah harapanmu, tak hanya materi dunia tapi juga dibalas pahala oleh-Nya, itulah yg utama.
.
Sebab apa-apa yang engkau butuhkan telah Allah jamin, maka ngga perlu kalangkabut meraih sesuatu yang diimpikan dengan cara yang melanggar aturan-Nya. Akibatnya rezeki yang didapat malah ngga berkah, akhirnya sengsara dan berujung di neraka.
.
Hidup ini pilihan, antara halal dan haram, yang nantinya menentukan tempat akhir kita selama-lamanya.. Neraka atau Surga. Kamu pilih mana? 😊
.
#HijabAlila #SemangatFiiSabiilillaah

Minggu, 11 Februari 2018

Bersabar Karena Allah • Umat Muhammadiyah

Bersabar Karena Allah • Umat Muhammadiyah

Bersabarlah, karena Allah SWT menyukai orang-orang yang memiliki kesabaran.
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Rabu, 07 Februari 2018

Berhijrahlah Karena Allah • Nasehat Islam

dari Umar bin Al Khathab radliallahu 'anhu. Dan dalam hadis Al Harits bahwa ia mendengar Umar berkata;

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap amalan tergantung niat, dan setiap orang mendapatkan balasan dari niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya dicatat kepada Allah dan RasulNya. Sebaliknya barang siapa yang hijrahnya untuk dunia atau wanita yang hendak ia nikahi, hijrahnya sekedar mendapat tujuan hijrahnya."

(HR. Nasa'i)