Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2018

Tinggalkan Sahabat Jahat Kalian


Sulit untuk Taat? karena mungkin kita masih bersahabat dengan Sahabat Jahat.
.
Dear, sahabat itu cerminan diri kita. Jika teman-teman kita taat, maka diri kita pun terdorong berusaha untuk taat
ﻤُﺆْﻣِﻦُ ﻣَﺮْﺁﺓُ ﺃَﺧِﻴْﻪِ
.
“Seorang mukmin cerminan dari saudaranya yang mukmin.” (HR. Abu Daud)
.
Maka jika kita sudah mulai menyadari kebenaran dan ingin taat tapi masih merasa sulit untuk mengerjakan perintah Allah, artinya kita masih bersama sahabat yang keliatannya baik tapi sebenarnya ia mengajak kita kepada kemaksiatan.
.
Jadi yuk cek siapa sahabat disekeliling kita, jika masuk kategori jahat, maka tinggalkanlah. Jika mengajak kepada kebaikan dan beribadah kepada Allah, maka jangan pernah kamu lepaskan.
.
#SahabatJahat

Jika Sahabat Suka K-Pop Secara Berlebihan


Sahabat jahat memandang konser musik lebih menyenangkan dibanding pengajian.
.
Siapa yang demikian?

Satu jari menunjuk ke orang, empat jari menunjuk ke diri sendiri.
.
Faktanya ternyata diri ini juga lebih seneng denger lagu2 dibanding murottal. Lebih anteng mantengin drakor daripada video kajian. Gak heran kalo gampang banget kebujuk dan akhirnya ikut-ikutan nonton konser beginian. Apalagi kalo tiketnya geratisan. Hmm.. Jarang nolak deh. Lumayan kan nonton Park Cendol sama Bi Hun secara langsung.
.
Dear.. Kita memang tidak bisa memaksa sahabat untuk menerima apa yang kita pahami. Tapi jika kamu tau apa yang diajaknya membawa kemudharatan, sampaikanlah kepadanya. Jangan segan mengatakan bahwa ikhtilat itu gak boleh, menonton konser boyband adalah hal yang sia-sia. Jangan biarkan ia mewarnai dirimu dengan kesalahpahamannya itu. Apalagi sampai kamu yang dengan lapang meng"iya"kan ajakannya. Itu artinya kamu telah membiarkannya menjadi #SahabatJahat .
Sahabat yang mengajak kepada hal yang tidak bermanfaat.

Mengenali Sahabat Taat Dan Sahabat Sesat



Imam Hasan al-Bashri menasehatkan,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
"Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” Imam Ibnul Jauzi menasehatkan kepada teman-temannya,

إن لم تجدوني في الجنة بينكم فاسألوا عني وقولوا : يا ربنا عبدك فلان كان يذكرنا بك
”Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah tentang aku kepada Allah. Ucapkan: ’Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau"
.
Bagaimana, menurut temen-temen #Lovalila, tentang perkataan Imam Hasan al-Bashri dan Imam Ibnul jauzi?
.
penyataan diatas benar adanya bahwasannya sahabat yang selalu mengajak kita untuk mendekat kepada Allah, akan menjdi syafaat untuk kita nantinya saat kiamat.
.
terus kayak gimana sih sahabat jahat itu? Mereka adalah yang jelas2 sering membersamai kita dalam kelalaian dan bikin kita melupakan Allah. Yang jahat itu bukan orangnya, tapi saran dan ajakannya itu loh!
Kita melakukan hal yang sia-sia, itu ada hisabnya.  kita maksiatpun ada hisabnya, yaitu siksa neraka. Jadi fix ya, yang hanya ngajak kita asik2 di dunia, atau membiarkan kita melakukan hal yang melanggar syariat itu bisa dibilang "JAHAT". Karena berarti dia tega ngebiarin sahabatnya disiksa di akhirat.
.
Kalo lalai gini, dimana ya tempat kita nanti? 😢
Di neraka gak mau, di surga juga rasanya gak pantes, amal pas-pasan, gaada yg manggil pula, Yaa Rabb 😭
.
ayo mulai saat ini, perbanyklah sahabat-sahabat taat. ingat mereka akan memebrikan syafaat saat kiamat nanti dan meneyelamatkan kita di akhirat.

Jumat, 27 Juli 2018

Ciri-ciri Sahabat Yang Jahat


Lingkungan itu sangat membentuk pribadi dan akhlak kita. Nah, apa jadinya ya kalo ternyata kita berada dalam lingkungan yang tidak mendukung kita dalam ketaatan?
.
Dari ciri2 yang udah Alila sebutin diatas, coba identifikasi lingkungan dan identifikasi diri kita sendiri, termasukkah diri kita dalam #SahabatJahat ?
.
Coba tanya temanmu, mention di kolom komentar ya dear 😊😇

Menjauhi Sahabat Yang Belum Taat


Bolehkah menjauhi sahabat yang belum taat? misalnya dengan tidak membalas chatnya? takut ga bisa mengajak taat, malah menjadi ikut maksiat?
.
Assalamu'alaykum #Lovalila Bismillah Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear..
.
Kalau kamu terjebak dalam situasi seperti ini, emm sebenernya bukan niat menjauhi sih ya dear.. Tapi lebih menjaga pergaulan. Bukan orangnya yg kita tinggalkan, atau jauhi, tapi aktivitasnya. Aktivitas2 yg mengarah pada perbuatan yg sia2 dan tidak bermanfaat.
.
Kalaupun kamu mau menjauhi, karena kamu sadar kapasitasmu yang mudah terpengaruh atau terwarnai, Menurut Alila di perbolehkan. Karena orang yang belum mau taat (sibuk dengan dunia) cenderung mengajak kita untuk hal-hal yang sia-sia dan menyimpang.
.
Seandainya dia chat-chat kita nanyain "gimana bisa hijrah?" itu gpp bales aja, ceritakan kisah hijrahmu, semoga ia segera menjemput hidayah dr Allah. tapi kalau yang di bahas nya hal-hal yang ngga begitu penting, lebih baik dialihkan ke hal2 yg bermanfaat. Kalo justru dia maksa mmbahas hal yg tidak penting, bahkan menjurus ke ghibah, maka g usah di lanjutkan. 😁
.
Kalau belum bisa mewarnai sekitarmu dengan Islam, maka jangan sampai kau terwarnai dengan sekitar.
.
#SahabatJahat

Jumat, 04 Mei 2018

Sahabat

SAHABAT,
.
Teman ketawa memang mudah dicari,
Tetapi teman menangis tiada siapa sudi,
Memang benar sukar mencari erti persahabatan sejati,
Hanya mereka yang benar2 bersahabat dengan hati tulus dan ikhlas dapat mencari erti persahabatan tulen
.
Sahabatku,
Sahabat datang dan pergi,
Sahabat sejati sukar dicari,
Andai ketemu denganmu sahabat sejati,
Sungguh kusyukuri,
Sahabat sejati dikau kurnian Ilahi
.
.
.

Kamis, 25 Januari 2018

Menghinakan Orang Kafir Dengan Syair

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ  لَا يُؤْمِنُوْنَ

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

[QS. Al-Baqarah: Ayat 6]

Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Malik bin Syu'aib bin Al Laits; Telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Kakekku; Telah menceritakan kepadaku Khalid bin Yazid; Telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Abu Hilal dari 'Umarah bin Ghaziyyah dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bin 'Abdur Rahman dari 'Aisyah bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Cacilah kaum kafir Quraisyy dengan syair, Karena yang demikian itu lebih pedih daripada bidikan panah."

Pada suatu ketika, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengutus seseorang kepada lbnu Rawahah untuk menyampaikan pesan beliau yang berbunyi; Cacilah kaum kafir Quraisyy dengan syairmu!" Kemudian lbnu Rawahah melancarkan serangan kepada mereka dengan syairnya, tetapi sepertinya Rasulullah belum merasa puas.

Setelah itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim seorang utusan kepada Ka'ab bin Malik. Lalu juga mengutus seorang utusan kepada Hassan bin Tsabit. Ketika utusan tersebut datang kepadanya, Hassan berkata; "Telah tiba saatnya engkau mengutus singa yang mengipas-ngipaskan ekornya, menjulurkan dan menggerak-gerakkan Iidahnya.

Demi Dzat yang telah mengutus engkau dengan membawa kebenaran, saya akan menyayat-nyayat hati kaum kafir Quraisyy dengan syair saya ini seperti sayatan kulit." Tetapi Rasulullah memperingatkannya terlebih dahulu: "Hai Hassan, janganlah kamu tergesa-gesa, karena sesungguhnya Abu Bakar itu lebih tahu tentang nasab orang-orang Quraisyy. Sementara nasab Quraisyy itu sendiri ada pada diriku."

Kemudian Hassan bin Tsabit pergi mengunjungi Abu Bakar Setelah itu, ia pun kembali menemui Rasulullah dan berkata; Ya Rasulullah, nasab engkau telah saya ketahui silsilahnya. Demi Dzat yang telah mengutus engkau dengan kebenaran, saya pasti akan mampu mencabut engkau dan kelompok mereka sebagaimana tercabutnya sebutir gandum dari adonannya."

Aisyah berkata; "Lalu saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Jibril Alahis Salam senantiasa akan mendukungmu hai Hassan selama kamu menghinakan orang-orang kafir dengan syairmu untuk membela Allah dan Rasul-Nya." Aisyah berkata; Hassan bin Tsabit melontarkan syair-syair hinaan kepada kaum Quraisyy dengan dahsyatnya." Hassan bin Tsabit berkata; dalam syairnya; 'Kau hina Muhammad, maka aku balas hinaanmu itu, # dan dengan itu maka aku raih pahala di sisi Allah. # Kau hina Muhammad, orang yang baik dan tulus, # utusan Allah yang tidak pernah ingkar janji. # Ayahku, nenekku, dan kehormatanku akan, aku persembahkan demi kehormatan Muhammad dan seranganmu. # Aku akan pacu kudaku yang tak terkejar olehmu menerjang musuh dan terus mendaki. # Pasukan berkuda kami melesat ke atas bukit, dengan menyanding anak panah yang siap diluncurkan. # Kuda-kuda kami terus berlari, dengan panji-panji yang ditata oleh kaum wanita.# Tantanganmu pasti kami hadapi, sampai kemenangan berada di tangan kami. # Jika tidak, maka tunggulah saat pertempuran # yang Allah akan berikan # kejayaan kepada orang yang dikehendaki-Nya. # Allah berfirman: "Telah Aku utus seorang hamba, # yang menyampaikan kebenaran tanpa tersembunyi." # Allah berfirman: "Telah Aku siapkan bala bantuan, # yaitu pasukan Anshar yang merindukan musuh. # Setiap hari kami siap menghadapi cacian, # pertempuran, ataupun hinaan. # Hinaan, pujianmu dan pertolonganmu kepada Rasulullah, semua itu bagi beliau tiada artinya. # Jibril yang diutus oleh Allah untuk membantu kami, dialah Ruhul Qudus yang tak tertandingi.

(HR. Muslim)

Kamis, 21 Desember 2017

Tugas Menghancurkan Dzil Khalashah

Pada masa Jahiliyah ada sebuah rumah yang diberi nama Dzul Khalshah, rumah itu biasa disebut dengan Al Ka'bah Al Yamaniyah dan Al Ka'bah As Syamiyah. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Bisakah kamu menyenangkanku dengan menghancurkan Dzil Khalashah atau Al Ka'bah Al Yamaniyah dan Syamiyah? Kata Jabir; lalu aku berangkat dengan seratus lima puluh pasukan berkuda yang tangguh. Kami hancurkan dan kami bunuh orang-orang yang berada di sekitarnya. Kemudian aku kembali mengabarkan keberhasilannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan Rasulullah pun mendo'akan kepada kami dan para penunggang kuda yang tangguh.

HR. Muslim

Rabu, 15 November 2017

Sahabat Rasulullah Yang Dihalangi Untuk Mendekati Rasulullah

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata:

"Beberapa orang dari para sahabatku dahulu akan datang ke telagaku, hingga ketika aku melihat mereka dan mereka memang diperlihatkan kepadaku, mereka dihalangi untuk mendekatiku.

Maka Aku akan mengatakan; Ya Rabbku mereka adalah para sahabatku, mereka para sahabatku. Kemudian akan dikatakan kepadaku; 'Sesungguhnya kamu tidak tahu apa yang mereka perbuat sepeninggalmu.

(HR. Muslim)

IG : @islam_nasehat
Blog : www.islam-nasehat.tk

Jumat, 03 November 2017

30 Orang Yang Pertama Dalam Islam

Mari kita kenali Islam !


30 ORANG YANG

PERTAMA DALAM ISLAM

-----------------


1. Orang yang pertama menulis

Bismillah : Nabi Sulaiman 'Alaihi Sallam 


2. Orang yang pertama minum air

zamzam :

Nabi Ismail 'Alaihi Sallam


3. Orang yang pertama

berkhitan :

Nabi Ibrahim 'Alaihi Sallam


4. Orang yang pertama diberikan

pakaian pada

hari qiamat :

Nabi Ibrahim 'Alaihi Sallam


5. Orang yang pertama dipanggil

oleh Allah

pada hari qiamat :

Nabi Adam 'Alaihi Sallam


6. Orang yang pertama

mengerjakan sa'i antara Safa & Marwah :

Sayyidatina Hajar


7. Orang yang pertama

dibangkitkan pada hari

qiamat :

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam 


8. Orang yang pertama menjadi

Khalifah Islam :

Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu' Anhu


9. Orang yang pertama

menggunakan Kalender

Hijriyyah :

Umar bin Al-Khattab


10. Orang yang pertama

meletakkan Jabatan khalifah

dalam Islam :

Hasan bin Ali Radhiyallahu' Anhu


11. Orang yang pertama

menyusukan Nabi Muhammad

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Thuwaibah Radhiyallahu' Anhu


12. Orang yang pertama syahid

dalam Islam dari kalangan lelaki :

Haris bin Abi Halah


13. Orang yang pertama syahid

dalam Islam dari kalangan

wanita :

Sumayyah binti Khabbat


14. Orang yang pertama menulis

hadis di dalam kitab /

lembaran :

Abdullah bin Amru bin Al-Ash


15. Orang yang pertama memanah

dalam perjuangan

fisabilillah :

Saad bin Abi Waqqas


16. Orang yang pertama menjadi

muazzin dan

menyerukan adzan: Bilal bin

Rabah


17. Orang yang pertama

sembahyang dengan Rasulullah

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ali bin Abi Tholib


18. Orang yang pertama membuat

mimbar masjid Nabi

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Tamim Ad-dary


19. Orang yang pertama

menghunus

pedang dalam

perjuangan fisabilillah : Zubair

bin Al-

Awwam


20. Orang yang pertama menulis

sejarah Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ibban bin Othman bin Affan


21. Orang yang pertama beriman

dengan Nabi

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Khadijah bt Khuwailid.


22. Orang yang pertama

menggagas usul fiqh :

Imam Syafi'i RH.


23. Orang yang pertama membina

penjara dalam Islam:

Ali bin Abi Tholib


24. Orang yang pertama menjadi

raja dalam Islam :

Muawiyah bin Abi Sufyan


25. Orang yang pertama membuat

perpustakaan umum:

Harun Ar-Rasyid


26. Orang yang pertama

mengadakan baitulmal : Umar bin Khattab


27. Orang yang pertama

menghafal Al-Qur'an setelah

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ali bin Abi Tholib


28. Orang yang pertama membangun

menara di Masjidil

Haram Mekah:

Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur


29. Orang yang pertama digelar

Al-Muqry :

Mus'ab bin Umair


30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga :

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam 


visit,


Instagram : @islam_nasehat


Blog : www.islam-nasehat.tk

Rabu, 14 Juni 2017

Hadits Ahmad No. 12611

"Anak laki-laki saudara perempuan adalah bagian dari kaum, Bukankah kalian telah mengatakan begini begini?. Tidakkah kalian rela jika orang-orang pulang dengan membawa dunia sedang kalian pulang dengan membawa Muhammad ke rumah kalian?". Mereka menjawab, ya wahai Rasulullah. (Rasulullah shallahu'alaihi wasallam lantas bersabda, "Demi yang jiwaku berada ditanganNya, jika manusia berjalan di suatu bukit atau pemukiman, maka aku berjalan di bukit atau pemukiman yang dilalui anshar. Kaum anshar adalah kawan dekatku dan tempat menyimpan rahasiaku, kalau saja tidak karena hijrah, maka aku adalah orang anshar".

(HR. Ahmad: 12611)